Tidak menemukan produk yang cocok untuk Anda?
Hubungi kami untuk berita terbaru.
Fungsi utama dari peredam kursi adalah untuk menyerap getaran dan benturan yang ditimbulkan selama penggunaan kursi, sehingga meningkatkan kenyamanan dan menjamin stabilitas kursi. Prinsip kerja dan desainnya terintegrasi erat dengan prinsip dasar fisika (seperti redaman, elastisitas, dan konversi energi), serta memberikan kenyamanan dan stabilitas ideal melalui desain yang dioptimalkan.
Prinsip kerja dasar peredam kursi adalah mengurangi getaran dan benturan yang ditimbulkan oleh kursi selama penggunaan dengan cara menyerap dan menghilangkan energi getaran, mengubah getaran menjadi panas atau bentuk energi lainnya.
Peredam dudukan hidrolik biasanya terdiri dari silinder berisi cairan, dan aliran cairan diatur melalui lubang atau katup kecil. Ketika tempat duduk terkena gaya eksternal, hambatan yang dihasilkan oleh aliran cairan menyerap energi getaran. Ciri-ciri peredam kejut hidrolik adalah dapat memberikan efek redaman yang stabil, cocok untuk lingkungan dinamis yang lebih kompleks, dan dapat meredam getaran dengan lancar.
Peredam kejut pneumatik menyerap getaran dari udara bertekanan. Di bawah pengaruh gas bertekanan tinggi, peredam kejut dapat menyesuaikan gaya redaman sesuai dengan perubahan tekanan eksternal, yang lebih cocok untuk getaran yang sering terjadi saat berolahraga, terutama untuk kebutuhan kursi yang lebih fleksibel dan dinamis.
Peredam kejut jenis ini menyerap getaran dengan cara kompresi dan pemulihan pegas. Pegas memampatkan atau mengembang sesuai dengan gaya luar, yang diubah menjadi energi potensial elastis, sehingga berperan dalam menghilangkan benturan. Biasanya cocok untuk desain kursi yang lebih sederhana atau yang tidak memerlukan penyesuaian tinggi.
Untuk menjamin kenyamanan, desain peredam kejut kursi perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:
Gaya redaman pada dudukan dapat dikontrol dengan mengatur laju aliran tekanan hidrolik atau udara, atau dengan kekerasan pegas. Redaman yang tepat dapat secara efektif mengurangi getaran eksternal dan memberikan pantulan yang mulus untuk menghindari ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pantulan yang berlebihan. Dengan menyesuaikan koefisien redaman berdasarkan bobot, bentuk tubuh, atau skenario penggunaan yang berbeda, pengguna dapat dipastikan mendapatkan pengalaman kenyamanan terbaik saat menggunakannya.
Peredam kejut kursi kelas atas biasanya dirancang dengan fungsi penyesuaian multi-level, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan kelembutan dan kekerasan kursi sesuai dengan kebutuhan pribadi. Misalnya, peredam kejut pada jok mobil dan kursi kantor dapat disesuaikan dengan berat badan pengemudi dan kebiasaan berkendara untuk memberikan kenyamanan yang lebih personal.
Cangkang, struktur internal, dan pemilihan material peredam kejut jok juga mempengaruhi kenyamanannya. Misalnya, penggunaan bahan elastis tinggi dan paduan berkekuatan tinggi dapat memastikan peredam kejut menjaga stabilitas tinggi dan memberikan dukungan mulus selama penggunaan jangka panjang.
Desain peredam kejut jok juga perlu menjamin kestabilan untuk menghindari penurunan performa atau kegagalan akibat getaran atau tekanan berlebihan. Faktor kunci stabilitas meliputi:
Peredam kejut jok perlu memiliki daya tahan yang baik untuk menjaga performa selama penggunaan jangka panjang. Kinerja penyegelan sistem hidrolik, desain pencegahan kebocoran sistem pneumatik, dan ketahanan lelah pegas semuanya perlu dirancang dengan cermat. Bahan berkualitas tinggi (seperti paduan tahan aus, lapisan tahan korosi) dan proses manufaktur presisi dapat meningkatkan masa pakai peredam kejut dan memastikan efek penyerapan guncangan dapat dipertahankan selama penggunaan frekuensi tinggi atau jangka panjang.
Untuk menjamin kestabilan tempat duduk, peredam kejut biasanya dirancang dengan sistem penyesuaian yang tepat untuk memastikan efek penyerapan guncangannya tetap stabil bahkan dalam kondisi ekstrim (seperti lingkungan suhu tinggi, suhu rendah, atau kelembaban tinggi). Peredam kejut kursi kelas atas juga dapat menggunakan sistem kontrol elektronik untuk memantau kondisi getaran secara real time melalui sensor dan secara otomatis menyesuaikan gaya redaman untuk lebih meningkatkan stabilitas dan kenyamanan.
Peredam kejut kursi perlu beradaptasi tidak hanya terhadap tekanan statis, tetapi juga terhadap benturan dinamis. Misalnya saja saat berkendara, peredam kejut jok mobil perlu mengatasi benturan seketika akibat permukaan jalan yang tidak rata dan menjaga kenyamanan melalui respon yang cepat. Pada saat yang sama, stabilitas mengharuskan peredam kejut dapat secara efektif mengendalikan dampak sesaat ini untuk mencegah pantulan berlebihan atau transmisi getaran yang tidak stabil.
Dalam desain peredam kejut kursi, kenyamanan dan stabilitas merupakan dua faktor yang berkaitan erat. Desain peredam kejut yang baik harus menyeimbangkan dua aspek berikut:
Mengacu pada rasa stabilitas yang diberikan oleh peredam kejut selama penggunaan dan efek pengurangan getaran eksternal, yang dapat mengurangi ketidaknyamanan pengguna akibat getaran. Misalnya saja peredam kejut pada jok mobil yang perlu menghilangkan getaran akibat permukaan jalan yang tidak rata untuk menjamin kenyamanan saat berkendara.
Prinsip kerja shock breker jok adalah menyerap getaran melalui mekanisme hidrolik, pneumatik atau pegas dan mengubahnya menjadi panas atau energi lain untuk mengurangi dampak getaran pada jok. Desainnya mencapai keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas dengan menyesuaikan koefisien redaman, mengoptimalkan struktur, memilih material, dan menambahkan fungsi penyesuaian. Desain yang efektif tidak hanya dapat memberikan kenyamanan terus menerus, tetapi juga menjaga stabilitas tinggi selama penggunaan jangka panjang untuk memastikan kinerja kursi dalam jangka panjang.