Hangzhou Justone Industri Co, Ltd.
language

Berita

Apa saja faktor pembeda yang perlu diperhatikan dalam desain dan pemilihan Trailer Coupling Damper untuk trailer ringan dan trailer berat?

Author: admin 2024-11-21

Pada trailer ringan dan trailer berat, desain dan pemilihan Peredam Kopling Trailer perlu mempertimbangkan banyak faktor berbeda untuk memenuhi persyaratan kinerja dan skenario penggunaan kendaraan yang berbeda. Berikut ini adalah analisis rinci tentang kapasitas beban peredam kejut, material, desain struktur, kemampuan beradaptasi lingkungan, keekonomian dan dimensi lainnya:

Kapasitas beban
Trailer ringan: Biasanya digunakan untuk mengangkut barang ringan atau kendaraan rekreasi (seperti RV dan trailer kayak). Peredam kejutnya harus menahan beban dinamis yang lebih rendah, dan desainnya berfokus pada sensitivitas dan kemampuan menyerap getaran intensitas rendah.
Trailer berat: Digunakan untuk pengangkutan kargo curah, pengangkutan material konstruksi atau pengangkutan peralatan mekanis, beban statis dan dinamisnya besar. Peredam kejut harus memiliki kekuatan dan kapasitas redaman yang lebih tinggi untuk menghilangkan getaran dan guncangan yang besar.

Ukuran dan berat
Trailer ringan: Desain peredam kejut harus ringan dan berukuran kecil untuk mengurangi berat keseluruhan trailer dan memastikan fleksibilitas penarik trailer dan penghematan bahan bakar.
Trailer berat: Karena trailer itu sendiri berat dan memiliki lebih sedikit batasan pada ukuran dan berat, peredam kejut dapat dirancang lebih besar dan lebih berat untuk meningkatkan kinerja dan daya tahan penyerapan guncangan.

Pemilihan bahan
Trailer ringan: Sangat cocok menggunakan material ringan, seperti material komposit berkekuatan tinggi atau paduan aluminium, untuk memastikan daya tahannya sekaligus mengurangi berat total.
Trailer berat: Baja berkekuatan tinggi atau baja paduan diperlukan untuk mengatasi keausan dan benturan dalam kondisi beban tinggi yang sering terjadi, sekaligus meningkatkan ketahanan lelah.

Desain struktural
Trailer ringan: Struktur peredam kejut sumbu tunggal yang disederhanakan atau desain bantalan elastis dapat digunakan, yang berbiaya lebih rendah dan beradaptasi dengan berbagai skenario beban ringan.
Trailer berat: Diperlukan sistem peredam kejut multi-sumbu yang lebih kompleks, yang mungkin mencakup elemen peredam kejut hidrolik atau pneumatik untuk beradaptasi dengan getaran dan guncangan frekuensi tinggi. Selain itu, koordinasi keseluruhan kopling dan struktur utama trailer perlu diperhatikan.

Koefisien redaman dan rentang frekuensi getaran
Trailer ringan: Koefisien redaman dirancang relatif rendah, dan penyerapan getaran yang lebih kecil dapat memenuhi kebutuhan sekaligus memastikan stabilitas dan kenyamanan selama berkendara.
Trailer berat: memerlukan koefisien redaman yang lebih besar dan mencakup rentang frekuensi getaran yang lebih luas untuk mengendalikan guncangan dan getaran yang parah selama pengangkutan beban berat.

Trailer Peredam Trailer

Kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan
Trailer ringan: sebagian besar digunakan untuk rekreasi dan transportasi sehari-hari, dengan persyaratan kemampuan beradaptasi yang lebih rendah terhadap lingkungan ekstrem, tetapi perlu fokus pada ketahanan korosi untuk mengatasi hujan dan keausan jalan biasa.
Trailer berat: Lingkungan kerja lebih kompleks, seperti lokasi konstruksi, area pertambangan, dan jalan yang kasar, dan peredam kejut harus memiliki ketahanan debu, kedap air, dan ketahanan suhu tinggi dan rendah yang lebih tinggi.

Kehidupan pelayanan dan pemeliharaan
Trailer ringan: biasanya memerlukan perawatan sederhana, dan masa pakai tidak perlu terlalu lama. Fokusnya adalah pada pengurangan biaya penggunaan dan penggantian.
Trailer berat: harus memiliki masa pakai yang lebih lama dan tingkat kegagalan yang lebih rendah untuk mengurangi waktu henti dan biaya pemeliharaan yang disebabkan oleh seringnya penggantian.

Ekonomis
Trailer ringan: pengguna lebih sensitif terhadap biaya peredam kejut, sehingga desain harus mempertimbangkan keseimbangan antara kinerja dan harga.
Trailer berat: pengguna lebih mementingkan keandalan dan kinerja, dan bersedia membayar harga lebih tinggi untuk peredam kejut berperforma tinggi.

Peraturan dan standar
Trailer ringan: harus mematuhi standar keselamatan dan lingkungan kendaraan ringan, seperti peredam kejut dan pengendalian kebisingan.
Trailer berat: harus memenuhi peraturan keselamatan pengangkutan dan pengangkutan kendaraan berat yang lebih ketat, terutama standar internasional untuk transportasi lintas batas.
Persyaratan Peredam Kopling Trailer untuk trailer ringan dan trailer berat sangat berbeda. Desain dan pemilihan harus dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan beban spesifik, skenario penggunaan, dan kekhawatiran pengguna. Untuk trailer ringan, fokuslah pada bobot yang ringan, ekonomis, dan kemudahan penggunaan; untuk trailer berat, perlu untuk meningkatkan daya tahan, kekuatan dan kinerja penyerapan goncangan dalam kondisi kerja yang kompleks.

Contact Us

*We respect your confidentiality and all information are protected.